Jumat, 30 Oktober 2009

ABSTRAKS

Sri Rahayu : 10206934
ANALISIS KEPUASAN PELANGGAN MINUMAN ES POCONG DI KAWASAN MARGONDA
Penulisan Ilmiah Fakultas Ekonomi Universitas Gunadarma, Jakarta, Agustus 2009
Kata Kunci : Kepuasan Pelanggan, Minuman Es Pocong

(xi+58+lampiran)

Mengukur kepuasan pelanggan merupakan suatu kegiatan yang memegang peranan penting agar bisa berhasil didalam persaingan bisnis untuk saat ini. Pengukur kepuasan pelanggan ini sangat tepat bagi pemilik usaha dan karyawan. Dan pada akhirnya usaha itu dapat menjamin atas kenyamanan dan mutu pelanggan agar dapat dinaikan. Cara pebgukuran seperti ini, dapat secara akurat dalam menentukan seberapa baik kita menjalankannya dan tindakan apa yang harus dilakukan untuk memenuhi kepuasan pelanggan. Apabila pelanggan dapat merasakan kepuasan yang tinggi maka pelanggan akan menjadi konsumen yang tetap dan setia pada menu yang ada pada minuman es pocong di kawasan margonda. Adapun tujuan penulisan ini adalah untuk mengatahui tingkat kepuasan pelanggan terhadap minuman es pocong di kawasan margonda. Alat analisis yang digunakan adalah Chi square dan Skala Likert.
Kesimpulan dari penulisan ilmiah ini berdasarkan analisis uji hipotesis diperoleh kesimpulan terima Ha tolak Ho dengan uji Chi Square X2 hitung = 562.63 lebih besar dari X2 tabel = 15.51. Dapat ditarik kesimpulan bahwa pelanggan merasa puas terhadap segi produk, segi fasilitas dan segi pelayanan yang diberikan minuman es pocong di kawasan margonda. Jadi dapat diketahui bahwa produk, fasilitas, dan pelayanan sangat berpengaruh pada tingkat kepuasan pelanggan.

Daftar Pusaka : (1995 - 2006)

Senin, 05 Oktober 2009

etika bisnis

Etika itu sendiri merupakan salah satu disiplin pokok dalam filsafat, ia merefleksikan bagaimana ia harus hidup agar berhasil menjadi sebagai manusia. (Frans Magnis-Suseno; 1999)
Etika (ethics) yang berasal dari bahasa yunani ethikos mempunyai beragam arti :
1. sebagai analisis konsep-konsep mengenai apa yang harus, mesti, ugas, aturan-aturan moral, benar, salah, wajib, tanggung jawab, dan lain-lain.
2. pencarian di dalam watak moralitas atau tindakan-tindakan moral.
3. pencarian kehidupan yang baik secara moral
(Rasda Karya; 1995)

Etika adalah suatu cabang dari filosofi yang berkaitan dengan "kebaikan (rightness)" atau moralitas (kesusilaaan) dari kelakuan manusia.
Kata etika juga berhubungan objek kelakuan manusia diwilayah-wilayah tertentu, seperti etika kedokteran, etika bisnis, etika profesional, (advokat, akuntan) dll. Disini ditekankan pada etika sebagai objek prilaku manusia dalam bidang bisnis. Dalam pengertian ini etika diartikan sebagai aturan-aturan yang tidak dapat dilanggar dari prilaku yang diterima masyarakat sbagai "baik (good) atau buruk (bad)". Catatan tanda kutip pada kata-kata baik dan buruk, yang berarti menekankan bahwa penentuan baik dan buruk adalah suatu masalah selalu berubah. Keputusan bahwa manajer membuat tentang pernyataan yang berkaitan dengan etika adalah keputusan sacara individual, yang menimbulkan konskuensi. Keputusan ini merefleksikan banyak faktor, termasuk moral dan nilai-nilai individu dan masyarakat.

Secara sederhana etika bisnis dapat diartikan sebagai suatu aturan main yang tidak mengikat karena bukan hukum. Tetapi harus diingat dalam praktek bisnis sehari-hari etika bisnis dapat menjadi batasan bagi aktivitas bisnis yang dijalankan. Etika bisnis sangat penting mengingat dunis usaha tidak lepas dari elemen-elemen lainnya. Keberadaan usaha pada hakikatnya adalah unutk memenuhi kebutuhan masyarakat. bisnis tidak hanya mempunyai hubungan dengan orang-orang maupun badan hukum sebagai pemasok. (Dalimunthe, 2004).

  • Norma dapat diartikan sebagai kaidah atau pedoman untuk melakukan sesuatu.
  • Secara umum, norma dibagi 2 yaitu : (1) Norma khusus adalah aturan yang berlaku dalam bidang kegiatan tertentu atau khusus, cth : aturan olahraga, aturan kuliah, dll. (2) Norma umum adalah aturan yang bersifat umum dan universal. Normi umum dibagi menjadi 3 yaitu norma sopan santun, norma hukum dan norma moral.
  • Norma sopan santun atau norma etika adalah etika yang mengatur pola prilaku dan sikap lahiriah manusia. Misal : Mengatur prilaku pergaulan, bertamu, minum, makan, berpakaian, dll.
  • Norma hukum biasanya merupakan norma biasanya dikodifikasikan dalam bentuk aturan tertulis sebagai pegangan bagi masyarakat untuk berprilaku yang baik maupun sebagai pedoman untuk menjatuhkan hukuman bagi pelanggannya. Misal : UUD 1945, PP, Ttap MPR, Keppres, KUHP, dll.
  • Norma moral adalah yang bersumber dari hati nurani (conscience), menjadi tolak ukur yang dipakai oleh masyarakat dalam menentukan baik buruknya tindakan manusia sebagai anggota masyarakat atau sebagai orang dengan jabatan atau profesi tertentu.
  • Norma moral berkaitan dengan hal-hal yang mempunyai konsekuensi serius bagi kesejahteraan, kebaikan dan kehidupan manusia.
  • Norma moral tidak ditetapkan dan tidak diubah oleh keputusan pengusaha tertentu.
  • Norma mortal selalu menyangkut sebuah perasaan moral (moral sense) tertentu seperti malu, menyesal, bersalah, dll.

etika bisnis dari sudut moral agama

Yang harus dilakukan pebisnis dalam melakukan kegiatan usaha dari etika bisnis dari sudut moral agama :
- tidak boleh memberikan bahan pengawet dan campuran apapun yang diharamkan kedalam makanan (harus halal)
- tidak boleh korupsi
- tidak boleh menjual barang lebih 2 kali lipat dari harga sebenarnya
- tidak boleh menjual makanan yang sudah kadarluasa

Kamis, 24 September 2009

DZIKIR 99 ASMA'UL HUSNA

AL-ASMA'UL HUSNAA (NAMA-NAMA INDAH DAN AGUNG)
  1. ALLAH - Nama Ilahi yang serba komprehensif. Nama panggilan Ketuhanan yang merupakan asal-usul segenap Nama lain-Nya.
  2. AR-RAHMAN - Yang Maha Pemurah.
  3. AR-RAHIEM - Yang Maha Penyayang.
  4. AL-MALIK - Yang Maha Kuasa dan Merajai.
  5. AL-QUDDUS - Yang Maha Suci dari Sifat Kekurangan.
  6. AS-SALAAM - Yang Maha Sejahtera (memberi keselamatan).
  7. AL-MUKMIN - Yang membenarkan rasul-rasul-Nya dan menepati Janji-Nya; Yang Memberi keamanan kepada Makhluk-Nya.
  8. AL-MUHAIMIN - Yang memperhatikan, menjaga, serta menaungi Hamba-Hamba-Nya dalam segala keadaan.
  9. AL-AZIZ - Yang Maha Kuat dan Mengalahkan segala sesuatu dan tidak dapat dikalahkan oleh apapun.
  10. AL-JABBAR - Yang dapat Memaksakan Kehendak-Nya atas semua Makhluk-Nya; Yang Maha Perkasa.
  11. AL-MUTAKABBIR - Yang patut Dipuja karena Keagungan Sifat-Sifat-Nya; Yang Memiliki Kebesaran.
  12. AL-KHALIK - Yang Maha Pencipta.
  13. AL-BARI' - Yang menjadikan segala sesuatu.
  14. AL-MUSHAWWIR - Yang Memberi Rupa dan Bentuk kepada segala sesuatu.
  15. AL-GHAFFAR - Yang Maha Kuasa Menutupi segala kesalahan Hamba-Hamba-Nya dengan mengampuni dosa-dosa mereka.
  16. AL-QOHHAR - Yang dapat Menaklukkan segala sesuatu; Yang dapat Memaksakan segala yang menjadi Kehendak-Nya.
  17. AL-WAHHAB - Yang Maha Kuasa Memberi segala sesuatu kepada Makhluk-Nya.
  18. AR-ROZZAQ - Yang Memberi Rezeki.
  19. AL-FATTAH - Yang Maha Kuasa Membuka Perbendaharaan Rahmat-Nya kepada semua Makhluk.
  20. AL-'ALIEM - Yang Maha Mengetahui.
  21. AL-QOBIDH - Yang Maha Kuasa Menyempitkan.
  22. AL-BASITH - Yang Maha Kuasa Melapangkan.
  23. AL-KHOFIDH - Yang Maha Kuasa Merendahkan Martabat sesiapa yang dikehendaki-Nya.
  24. AR-ROFI' - Yang Maha Kuasa Mengangkat Martabat sesiapa yang dikehendaki-Nya.
  25. AL-MU'IZZ - Yang meninggikan derajat sesiapa yang dikehendaki-Nya.
  26. AL-MUDZILL - Yang menghinakan kedudukan sesiapa yang dikehendaki-Nya.
  27. AS-SAMIE' - Yang Maha Mendengar.
  28. AL-BASHIER - Yang Maha Melihat.
  29. AL-HAKAM - Yang menetapkan Keputusan-Nya atas segala sesuatu.
  30. AL-'ADLU - Yang Maha Adil.
  31. AL-LATHIEF - Yang Maha Mengetahui segala rahasia yang samar dan pelik.
  32. AL-KHOBIER - Yang Maha Mengetahui Hakikat segala sesuatu.
  33. AL-HALIEM - Yang tetap dapat menahan amarah.
  34. AL-'ADHIEM - Yang Maha Besar; Yang Maha Luhur; Yang Maha Agung. Ia Raja alam semesta dan Maha Besar dari sudut martabat.
  35. AL-GHAFUR - Yang Maha Pengampun.
  36. ASY-SYAKUR - Yang Maha Mensyukuri Hamba-Hamba-Nya yang taat dengan memberikan pahala atas setiap perbuatan yang baik..
  37. AL-'ALIY - Yang Maha Tinggi Martabat-Nya.
  38. AL-KABIER - Yang Maha Besar.
  39. AL-HAFIEDZ - Yang Memelihara dan Menjaga semua Makhluk-Nya.
  40. AL-MUQIET - Yang Menjadikan segala apa yang dibutuhkan oleh Makhluk-Makhluk-Nya., seperti makanan, minuman dan sebagainya.
  41. AL-HASIEB - Yang memberi kecukupan dengan kadar perhitungan yang tepat.
  42. AL-JALIEL - Yang memiliki segala Sifat kebenaran dan kebesaran.
  43. AL-KARIEM - Yang Maha Mulia, yang melimpahkan karunia kepada Makhluk-Makhluk-Nya tanpa diminta sebelumnya.
  44. AR-RAQIEB - Yang Selalu Mengawasi dan Memperhatikan segala sesuatu, dan tiada suatu pun yang luput dari Pegawasan-Nya.
  45. AL-MUJIEB - Yang dapat mengabulkan doa Hamba-Hamba-Nya.
  46. AL-WASI' - Yang Maha Luas Kekayaan-Nya dan Pemberian-Nya kepada Hamba-Hamba-Nya.
  47. AL-HAKIEM - Yang Maha Bijaksana. Ia Asal-Usul, Pemilik, dan Pembagi segala sifat kearifan.
  48. AL-WADUD - Yang Mencintai dan Mengasihi.
  49. AL-MAJIED - Yang Maha Mulia dan Maha Besar Kemurahan-Nya kepada Hamba-Hamba-Nya.
  50. AL-BA'ITS - Yang Maha Kuasa Membangkitkan sesiapa yang sudah wafat.
  51. ASY-SYAHIED - Yang menyaksikan segala sesuatu.
  52. AL-HAQ - Yang Haq; Yang Maha Benar; Yang Menunjukkan Kebenaran.
  53. AL-WAKIEL - Yang dapat mengurusi dan menyelesaikan segala urusan Hamba-Hamba-Nya.
  54. AL-QOWIYU - Yang Maha Kuat lagi Perkasa.
  55. AL-MATIEN - Yang Maha Kokoh dan Maha Sempurna Kekuatan-Nya.
  56. AL-WALIYU - Yang Maha Melindungi dan Menolong serta membela Hamba-Hamba-Nya.
  57. AL-HAMIED - Yang Patut dipuja dan dipuji.
  58. AL-MUHSHI - Yang Maha Penghitung atau pun Yang Maha Perancang.
  59. AL-MUBDI'U - Yang menjadikan segala sesuatu dari tiada.
  60. AL-MU'IED - Yang mengembalikan lagi segala sesuatu yang telah lenyap.
  61. AL-MUHYI - Yang Maha Kuasa Menghidupkan segala sesuatu yang sudah mati. Ia memberi hayat kepada segala Makhluk hidup.
  62. AL-MUMIET - Yang Maha Kuasa mematikan apapun yang hidup.
  63. AL-HAYYU - Yang Maha Tetap Hidup.
  64. AL-QOYYUM - Yang berdiri sendiri dan tetap mengurusi Makhluk-Makhluk-Nya.
  65. AL-WAAJID - Yang Maha Kaya dengan Penemuan dan dapat melaksanakan segala sesuatu yang dikehendaki.
  66. AL-MAAJID - Yang Mempunyai Kemuliaan dan Maha Tinggi dari segala Kekurangan.
  67. AL-WAAHID - Yang Maha Tunggal.
  68. AL-AHAD - Yang Maha Esa. Yang Maha Tunggal, tanpa salinan.
  69. ASH-SHOMAD - Yang menjadi tujuan segala makhluk dan tempat meminta sesuatu yang menjadi kebutuhan mereka.
  70. AL-QODIR - Yang sanggup melaksanakan semua hal yang dikehendaki. Tuhan Maha Kuasa. (Sezarah dari segala Sifat Nama ini terwujud pada laut lepas, ilmu Ilahi, dan bidang keuangan.)
  71. AL-MUQTADIR - Yang sangat berkuasa.
  72. AL-MUQODDIM - Yang Maha Kuasa Mendahulukan.
  73. AL-MU'AKHKHIR - Yang Maha Kuasa Mengakhirkan.
  74. AL-AWWAL - Yang pertama Ada-Nya sebelum segala sesuatu ada.
  75. AL-AAKHIR - Yang tetap ada setelah segala sesuatu musnah (berakhir).
  76. ADH-DHAHIR - Yang Lahir - Yang dapat dilihat kekuasaan-Nya.
  77. AL-BATHIN - Yang Batin - Yang tidak dapat dilihat Zat-Nya.
  78. AL-WAALI - Yang mengendalikan dan menguasai segala macam urusan Makhluk-Nya.
  79. AL-MUTA'AAL - Yang Pencapaian-Nya berada di puncak ketinggian yang amat tinggi dan tidak dapat diatasi atau dilampaui oleh siapa atau apa pun.
  80. AL-BARRU - Yang Maha Baik dan membuat segala macam kebajikan.
  81. AL-TAUWAAB - Yang menerima tobat dan memberi maaf kepada Makhluk yang berdosa.
  82. AL-MUNTAQIM - Yang Maha Kuasa Menindak Hamba-Nya yang bersalah dengan menyiksa.
  83. AL-AFUWWU - Yang Maha Memberi Maaf, asalkan pendosa bertobat.
  84. AR-RO'UF - Yang Maha Belas Kasih dan Penyayang.
  85. MALIKUL-MULKI - Yang memiliki segala kekuasaan di alam ini, dan dengan Kekuasaan-Nya melaksanakan segala hal yang dikehendaki.
  86. DZUL JALAALI wal IKROM - Yang memiliki sifat Kebesaran, Keagungan, Kemuliaan, serta Kemurahan.
  87. AL-MUQSITHU - Yang Maha Adil dalam Hukum-Nya.
  88. AL-JAAMI'U - Yang dapat mengatur dan mengumpulkan segala sesuatu.
  89. AL-GHONIYYU - Yang tidak membutuhkan sesuatu apapun. Yang Maha Mandiri.
  90. AL-MUGHNI - Yang dapat memberikan segala kebutuhan Makhluk dan Maha Kuasa Memberikan Kekayaan kepada Hamba-Nya.
  91. AL-MAANI'U - Yang dapat mencegah dan mempertahankan sesuatu.
  92. ADH-DHAARRU - Yang dapat mendatangkan bahaya dan memberikan kemelaratan.
  93. ANN-NAAFI'U - Yang dapat memberikan manfaat.
  94. AN-NURU - Yang memberi cahaya kepada segala sesuatu.
  95. AL-HAADI - Yang memberi petunjuk. Tuhan dapat menuntun kita sepanjang jalan yang lurus (atau benar).
  96. AL-BADIE'U - Yang menciptakan alam semesta dalam bentuk yang indah yang belum pernah dibuat oleh siapa pun.
  97. AL-BAQI - Yang Maha Kekal Wujud-Nya. Atau Maha Selamat.
  98. AL-WARITSU - Yang tetap ada setelah segala makhluk tiada.
  99. AR-ROSYIEDU - Yang Maha Pandai dan Bijaksana.
  100. ASH-SHOBURU - Yang Maha Sabar.
Allah mempunyai Al-Asmaa'ul Husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut Al-Asmaa'ul Husna itu. (QS. 7 Al-A'Raaf: 180)

Selasa, 28 Oktober 2008

analisis Jurnal

Judul : ANALISIS KEPUASAN MAHASISWA TERHADAP PROSES BELAJAR MENGAJAR
DI PROGRAM DIPLOMA III FE UNUD
Pengarang : I Gusti Ayu Ketut Giantari, I Gusti Ngurah Jaya Agung Widagda,
I Gusti Agung Ketut Sri Ardhani, dan Gede Bayu Rahanatha. Tahun 2000/2007
Alamat : http://ejournal.unud.ac.id/abstrak/giantari.pdf.
Latar Belakang :. Pelayanan jasa pendidikan di Program Diploma III FE Unud tidak luput dari keluhan mahasiswa terutama tentang dosen mengajar, ruangan yang kurang nyamanserta nilai UTS dan UAS yang terlambat diumumkan. Untuk itu maka penting dilakukan penelitian tentang kepuasanmahasiswaterhadap
prosesbelajar mengajar sehingga dapat dijadikan dasar untuk evaluasi diri dan mampu meningkatkan kinerja program Dpiloma yang ada di Bali.
Perumusan Masalah : Bagaimana tingkat kepuasan mahasiswa dalam proses belajar mengajar di Program Diploma III FE Unud. Variabel - variabel apa yang memberikan kepuasan kepada mahasiswa dalam proses belajar mengajar. Bagaimana implikasi stategis hasil penelitian terhadap peningkatan kepuasan mahasiswa dalam proses belajar mengajar.
Tujuan Penelitian : Mengetahui tingkat kepuasan mahasiswa dalam proses belajar mengajar di Program Diploma III FE Unud mengetahui mengetahui variabel – variable yang memberikan kepuasan kepada mahasiswa dalam proses belajar mengajar mengetahui implikasi strategis hasil penelitian terhadap peningkatan kepuasan mahasiswa dalam proses belajar mengajar
Metode Penelitian : Ukuran sampel ditetapkan adalah sebanyak 250 mahasiswa ( 25 x variabel), penetapan ukuran sampel sebesar 250 dan mahasiswa akan diambil secara proporsional di masing-masing angkatan dan jurusan. Teknik sampling yang dipergunakan pada penelitian ini adalah stratified random sampling yaitu pengambilan sampel berdasarkan atas jumlah mahasiswa di masing masing angkatan dan jurusan. Untuk pengukuran jawaban responden digunakan skala Likert, dimana jawaban untuk pertanyaan positif maupun negatif dibedakan atas lima skala. Teknik analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah Importance Performance Analys
Hasil/Kesimpulan : Tingkat kepuasan mahasiswa Program Diploma III FE Unud secara keseluruhan termasuk klasifikasi cukup puas. Hal ini tercermin dari hasil analisis kesesuaian antara kinerja
dengan tingkat kepentingan mahasiswa yang memberikan hasil sebesar 83,32%Variabel yang memberikan kepuasan kepada mahasiswa ada 14 variabel. Implikasi strategis hasil penelitian guna meningkatkan kepuasan mahasiswa dengan memberikan prioritas kepada variabel-variabel yang menurut mahasiswa memiliki tingkat kepentingan tinggi